Langkah 4: Proteksi & Referer Lock
Tahap keempat adalah lapisan keamanan (firewall layer) yang menyaring seluruh trafik pengunjung sebelum halaman landing page asli disajikan.
1. Alur Kerja Firewall Proteksi
Section titled “1. Alur Kerja Firewall Proteksi”flowchart TD Req[Pengunjung Membuka Link] --> WL{IP Ada di Whitelist Testing?} WL -- Ya --> Render[TAMPILKAN LANDING PAGE ASLI] WL -- Tidak --> Ref{Referer Cocok dengan Pola?} Ref -- Gagal --> Safe[302 Redirect ke Cloaking Safe Page] Ref -- Lolos --> Dev{Perangkat Sesuai Target?} Dev -- Gagal --> Safe Dev -- Lolos --> Limit{Max Visit < Limit?} Limit -- Gagal --> Safe Limit -- Lolos --> Render2. Pengaturan Filter Proteksi
Section titled “2. Pengaturan Filter Proteksi”1. Referer Lock
Section titled “1. Referer Lock”- Mengunci landing page agar hanya dapat dibuka jika pengunjung datang melalui platform iklan tertentu.
- Mendukung wildcard:
*.facebook.com,*.instagram.com,*.tiktok.com,l.facebook.com. - Kunjungan direct tanpa referer akan langsung dialihkan ke Safe Page.
2. Device Lock
Section titled “2. Device Lock”- Membatasi akses:
Semua Perangkat,Khusus Mobile (Android / iOS), atauKhusus Desktop.
3. Max Visit Frequency Capping
Section titled “3. Max Visit Frequency Capping”- Batasi jumlah kunjungan per pengunjung (berdasarkan hash IP + Cookie) dalam 24 jam (misal: maksimal 3 kali). Kunjungan berikutnya dialihkan ke Safe Page.
4. Cloaking Safe Page URL
Section titled “4. Cloaking Safe Page URL”- Masukkan tautan artikel blog berita atau halaman home resmi website Anda.
- Seluruh trafik yang ditolak oleh filter di atas akan diarahkan ke Safe Page ini secara transparan tanpa meninggalkan pesan error.